Saturday, 14 November 2015

Lost in Translation : Shuhe Rd - Dongyang Rd, Lijiang

Bukan travelling namanya jika tak ada cerita lost alias tersesat :). Apalagi ketika melakukan perjalanan seorang diri ke suatu negara asing yang bahasa negaranya kakak tidak mengerti sama sekali, pastinya Lost in Traslation menjadi sesuatu yang harus dihadapi. Tetapi cerita inilah yang membuat perjalanan kita menjadi lebih berkesan. Jadi dibuat asik aja ya kak..Jika benar-benar tersesat kembalilah ke jalan awal kita sebelum tersesat #yakankak :).

Jadi ceritanya...Setelah menjelajah Shuhe Old Town, destinasi jelajah saya selanjutnya adalah Baisha Village. Informasi awal yang saya ketahui bahwa Baisha Village dapat dicapai dengan menaiki bus bernomor 6. Nah, saya bingung apakah saya harus kembali ke halte bus tadi pagi atau mencari halte terdekat lainnya di Shuhe yang mungkin rutenya juga ke Baisha Village. 

Berjalan meninggalkan gerbang Shuhe Old Town....

Menyusuri jalanan Shuhe Rd

Sekitar 500 meter kemudian...


Insting saya mengatakan bahwa dari persimpangan jalan Shuhe Rd dan Dongyang Rd, saya harus berbelok ke kiri, menyusuri Dongyang Rd, terus berjalan ke utara. 

1.000 meter kemudian...

Menyusuri jalanan Dongyang Rd #sangatsepi

1.500 meter kemudian...halte bus tidak saya temukan...


Mungkin sudah sekitar 2.000-an meter saya berjalan, barulah saya menemukan sebuah halte bus sangat sederhana. Jauh di belakang saya melihat bus nomor 6 berjalan ke arah halte. Saya pun merentangkan tangan kanan ke jalan. Bus berhenti dan saya pun naik. Menunjukkan tulisan 白沙 (Baisha) ke si bapak supir. Anggukan beliau meyakinkan saya bahwa bus ini benar menghantarkan saya ke Baisha Village.

"Beruntung instingnya benar ya kak. Kalau tidak....." #fiuhhh



No comments:

Post a comment