Wednesday, 11 November 2015

Jatuh Cinta dengan Sup Daging Yak di Restoran Weishan Halal Beef, Lijiang


Melihat foto makanan khas Yunnan yang satu ini membuat saya ngiler. Slurppp! Mengenang kelezatan rasanya membuat saya ingin kembali ke Yunnan #modus.

Entah apa nama sebenarnya dari semangkuk makanan tersebut!! Yang jelas makanan berat ini adalah seperti sup dengan bahan utamanya daging yak. YAK!! Hewan sejenis sapi yang banyak hidup di daerah Pegunungan Himalaya dan wilayah sekitarnya, termasuk Dataran Tinggi Yunnan. Daging yak menjadi salah satu menu santapan utama masyarakat Lijiang

Perkenalan pertama saya dengan sup yak ini terjadi secara tak sengaja. Karena tak menemukan restoran halal di Lijiang Old Town, saya lalu berjalan ke luar kawasan ini. Setelah beberapa ratus meter berjalan menyusuri Minzhu Road, akhirnya saya pun menemukan sekitar 3 restoran berlabel halal yang berdekatan. Salah satunya adalah restoran sangat sederhana, Weishan Halal Beef. Disambut senyum manis bapak dan ibu pemilik restoran, duduk manis di salah satu meja. Nahh,, saya bingung mau mesan makanan apaSecara si kakak tak bisa berbicara bahasa setempat dan menu makanan di restoran ini ditulis aksara China. Melihat sekeliling, saya pun tergiur dengan semangkuk sup daging yang sedang disantap oleh orang di sebelah meja saya.  Spontan saja saya memesan menu yang sama dengan bahasa isyarat “Pak, saya pesan makanan ini  ya”  sembari menunjuk makanan tersebut :).  

Lokasi Restoran Weishan Halal Beef, Lijiang

Makanan datang!! Semangkuk sup daging yak porsi jumbo, semangkuk nasi dan segelas teh Yunnan hangat terhidang di meja. Sup daging yang belakangan saya tahu bernama yak ini langsung membuat saya jatuh cinta. Meskipun rempah-rempah sup daging yak ini terbilang asing di lidah saya, tapi saya suka. Potongan dagingnya empuk, rasa kuahnya lezat dan pedasnya pas. Disantap bersama nasi dari beras Yunnan yang pulen. Maknyus!!. 

Pertama kali menyantap sup daging yak di restoran Weishan Halal Beef membuat saya jatuh cinta pada kuliner khas Lijiang yang satu ini. Dan hari-hari selanjutnya tak perlu bingung memilih menu makanan jika saya bersantap di restoran halal Lijiang, tinggal tunjukkan foto sup daging ini ke si penjual. Setelah menyantap seporsi sup yak ini, rasanya energi yang hilang setelah sepanjang hari berjalan kaki langsung kembali terisi full.

"Terkenang kelezatan sup daging yak Lijang ini !". #menulishampirngiler #lol

Seporsi sup daging yak dibanderol dengan harga 32 yuan atau sekitar 70 ribu rupiah termasuk segelas teh hangat dan semangkuk nasi. 

No comments:

Post a comment