Thursday, 6 August 2015

Itinerary Perjalanan 14 Hari Menjelajah Provinsi Yunnan, China


Menjelajah Provinsi Yunnan China selama 14 hari, saya hanya mengunjungi di 3 kota yaitu Kunming, Lijiang & Shangri-La dan daerah luar kota di sekitarnya yang bisa dikunjungi pergi pulang. Alasan mengapa perjalanan kali ini terlihat begitu santai karena saya ingin lebih menikmati suasana Yunnan di 3 kota tersebut. Apalagi saya adalah solo traveler, saya tidak ingin ribet berpindah-pindah tempat menginap dalam waktu yang sangat singkat. Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi berikut saya share ringkasan perjalanan saya "Menjelajah Provinsi Yunnan, China". Mungkin bisa dijadikan referensi itinerary traveler sekalian yang ingin berkunjung kesana.

Peta Rute Perjalanan 14 Hari Menjelajah Provinsi Yunnan, China
(sumber peta : wikitravel & travelchinaguide.com)

Note : total durasi perjalanan adalah 16 hari ( 14 hari menjelajah Yunnan dan 2 hari untuk perjalanan pulang pergi dari Indonesia ke Yunnan)

Hari ke-1 : Jakarta - Kuala Lumpur
Sayangnya sampai saat ini belum ada penerbangan langsung dari Jakarta menuju Kunming. Penerbangan biaya termurah untuk menjangkau ibukota Provinsi Yunnan ini terlebih dahulu transit di Kuala Lumpur. Saya lalu menaiki penerbangan low cost airlines Air Asia. Berangkat dari Terminal 3 Soekarno Hatta Airport, Tangerang, Banten pukul 20.30 (GMT +07:00) menuju Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2). 

Hari ke-2 : Kuala Lumpur - Kunming
Karena tiba di KLIA 2 dini hari, saya lebih memilih menginap di bandara. Lebih menghemat biaya perjalanan tentunya. Saking hafalnya sudut-sudut KLIA 2, saya pun memiliki lokasi tidur favorite loh di sini (abaikan apabila Anda bukan seorang traveler berbudget paket hemat :)).

Di langit Provinsi Yunnan, China
25 Mei 2015

Maskapai Air Asia bertolak dari Kuala Lumpur menuju Kunming pukul 13.05 (GMT +08:00), tiba di Kunming Changshui International Airport pukul 17.00 (GMT +08:00). Tidak ada perbedaan waktu antara Kuala Lumpur dan Kunming.

The Hump Hostel adalah penginapan saya selama 3 malam di Kunming. Untuk mencapainya saya menaiki taksi bandara menuju Jinbi Square, Jinbi Rd, lokasi The Hump Hostel berada. Alasan utama saya memilih penginapan di Jinbi Square ini adalah karena review nya yang lumayan bagus sebagai salah satu penginapan murah di Kunming. Dan tentunya lokasinya strategis, sangat dekat dengan Jinmafang bus stop , halte bus di Jinbi Rd yang banyak dilewati oleh berbagai rute bus kota Kunming.

Hari ke-3 : Kunming - Shilin - Kunming
Di pagi hari, berjalan kaki dari Jinbi Rd (300 meter) menyusuri Zhengyi Rd  menuju bus stop yang ada di ujung jalan sebelah kanan. Lalu menaiki bus No.K9 ke East Bus Station (pemberhentian terakhir). Dari stasiun bus inilah lanjut menaiki long distance bus menuju Stone Forest Bus Terminal, Shilin. Inilah kegiatan utama saya hari ini, menjelajah Stone Forest Scenic Area hingga menjelang sore. 

Stone Forest Scenic Area

Di sore hari hingga malam, menjajaki kawasan sekitar Gerbang Jinma Biji dengan berjalan kaki. Berburu makanan halal, menjejaki kehidupan muslim Yunnan di Yongning Mosque, hingga cuci mata melihat barang-barang antik di pasar tradisional Jinbi. Berbaur dengan keramaian masyarakat lokal di Zhengyi Road. Ataupun sekedar duduk santai di Jinbi Square menikmati kemeriahan Kunming di malam hari.

Jinbi Square

Hari ke-4 : Kunming
Di pagi hari, menaiki bus No.73 dari Jinma Fang (bus stop sisi barat dari Jinbi Rd) hingga bus stop terakhir. Dari sini berjalan kaki saja menyusuri jalur pejalan kaki Dianchi Haigeng Park. Menjelajah setiap sudut Haigeng Park, menikmati keindahan alam tepian danau Dianchi . 

Dianchi Haigeng Park 

Ketika saya sampai di gerbang barat Dianchi Haigeng Park, secara tak sengaja saya menemukan penanda arah menuju Ropeway Ticket Booth, Dian chi – Xi shan. Karena penasaran bagaimana rasanya menaiki kereta gantung di atas Danau Dianchi, saya pun memutuskan untuk menggunakan cable car menuju Xi Shan (Western Hills).

Dari siang hingga sore hari, mengunjungi berbagai spot-spot menarik di Western Hills. Berkenalan dengan sosok seniman dari Yunnan "Nie Er" , komponis lagu kebangsaan China, melalui museumnya yang berada di The Tomb of Nie Er area. Dan melakukan mini trekking "The Longmen Scenic Area" hingga ke The Dragon Gate. Pemandangan Kunming dan Danau Dianchi dari ketinggian sangat luar biasa dilihat dari sini.

Western Hills

Malam harinya, beristirahat lebih awal di penginapan, mengumpulkan kembali energi untuk perjalanan ke Lijiang besok harinya.

Hari ke-5 : Kunming - Lijiang
Menaiki bus No.107 (No.K12)  dari Jinma Fang (bus stop sisi timur dari Jinbi Rd), stop di Yongping Rd. Dari sini berjalan kaki (kurang lebih 650 meter) menyusuri Yongping Rd ke Kunming Railway Station. Lanjut naik kereta api menuju Lijiang. Kereta berangkat pukul 09.43. Perjalanan ke Lijiang menempuh waktu 8,5 jam. Jangan lupa untuk mengabadikan foto-foto pemandangan alam Yunnan yang luar biasa sepanjang perjalanan dari Kunming hingga ke Lijiang!.

Pemandangan dari dalam kereta api menuju Lijiang

Kereta tiba di  Lijiang Railway Station pukul 18.15. Alhamdulillah, selama 4 malam di Lijiang, saya menginap gratis di "Time of Lijiang" (nama penginapan) Zhang/Hui, host couchsurfing saya di Lijiang. "Xie xie Zhang/Hui!". Berdasarkan petunjuk Hui, saya menaiki bus No.8 dan bus No.11 untuk mencapai kediaman mereka.

Hari ke-6 : Lijiang
Di pagi hari, menaiki bus No.11 menuju bus stop Lijiang Old Town. Menjelajah setiap sudut Lijiang Old Town dengan berjalan kaki. Dimulai dengan berjalan kaki ke utara, mengunjungi Black Dragon Pool. Di sinilah view terbaik berlatar Yulong Xue Shan ( Jade Dragon Snow Mountain) yang terkenal itu. Menapaki jalanan kota tua Lijiang yang memiliki kanal-kanal jernih di setiap sisi jalannya. Melihat lebih dekat bangunan-bangunan etnik China  berusia ratusan tahun. 

Black Dragon Pool

Di siang hari, lanjut berjalan kaki mendaki Lion Hill . Di sini adalah sudut terbaik melihat kota modern Lijiang dan kota tua Lijiang berdampingan dengan latar panorama alam yang tak diragukan lagi keindahannya. 

Pemandangan Lijiang dari Lion Hill

Untuk urusan lapar tak perlu khawatir, sepanjang Minzhu Road  banyak terdapat restoran halal yan menjual makanan khas Yunnan. Rasa capek menjelajah seisi Lijiang Old Town hilang setelah menyantap nasi dan sup daging yak .

Hari ke-7 : Lijiang

Jade Dragon Snow Mountain dilihat dari "Time of Lijiang"

Lijiang memiliki 3 situs cagar budaya yang dilindungi pemerintah dan terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO yaitu Dayan Old Town (大研古城) atau yang lebih dikenal Lijiang Old Town, Shuhe ( ) Old Town, dan Baisha (白沙) Village

Setelah mengunjungi Lijiang Old Town di hari pertama saya di Lijiang, saya pun menjelajah perkampungan penduduk lokal Naxi lainnya yaitu dari Shuhe Old Town, Baisha Village hingga ke Jade Water Village. Destinasi ini dapat dijangkau dengan menggunakan bus No.6 . 

Baisha Village

Di malam harinya,"Time of Lijiang" saya diajak Hui dan pacarnya santap malam bersama, bercerita sambil menonton film. 

Hari ke-8 : Lijiang
Kegiatan saya sepanjang hari adalah menjelajah kawasan kota Lijiang. Menaiki bus rute satu ke rute lainnya. Kembali ke Jade Water Village untuk melihat keindahan panorama Lijiang dari sini. Melihat hiruk pikuk kehidupan masyarakat lokal lebih dekat. Berwisata kuliner, ataupun sekedar cuci mata di salah satu pasar tradisional Lijiang. 

Jade Water Village

Hari ke-9 : Lijiang - Shangri-La
Melanjutkan perjalanan menuju Shangri-La di sore hari. Saya menaiki bus No.8 (No.11), stop di Lijiang New Bus Station. Dari stasiun inilah, bus express membawa saya menuju Shangri-La. Bus berangkat pukul 17.10. Perjalanan ke Shangri-La menempuh waktu 4 jam. Jangan lupa juga untuk mengabadikan foto-foto pemandangan alam spektakuler, ngarai Yunnan menjelang senja di sepanjang perjalanan dari Lijiang - Shangri-La!.  

Bus dari Lijiang ke Shangri-la berhenti sementara di sini

Bus tiba di Shangri-La di malam hari. Perlu diingat Shangri-La adalah kota yang berada di ketinggian di atas 3.000 an mdpl. Sangat dingin di malam hari, jadi kenakanlah pakaian yang sesuai untuk kondisi dingin.
Selama 4 malam di Shangri-La, saya menginap di rumah ci (kak) Shandy , host couchsurfing saya di Shangri-La. "Xie xie ci Shandy!" :). Sesampainya di Shangri-La, ci Shandy langsung menjemput saya. Rumah ci Shandy berada dekat dari Shangri-La Bus Station

Hari ke-10 : Shangri-La
Di pagi hari, menaiki bus No.1 menuju Shangri-La Old Town kemudian berganti bus No.3 menuju Songzanlin Monastery

Songzanlin Monastery

Kegiatan utama hari ini adalah menjelajah kawasan Songzanlin Monastery dari pagi hingga siang. Berjalan kaki mengelilingi Lamuyangcuo Lake dan melihat lebih dekat bangunan di kompleks ini yang katanya menyerupai Istana Potala di Lhasa, Tibet. 

Di sore hari, kembali menaiki bus No.3 menuju  Shangri-La Old Town. Mengujungi museum dan bersantai menikmati kemeriahan masyarakat lokal di Guishan Hill Park.

Berkat petunjuk ci Shandy mengenai informasi restauran halal di Shangri-La, saya pun menemukan beberapa restoran halal di seputaran Shangri-La Bus Station. Jadi untuk traveler muslim gak perlu khawatir ya! . Review restauran halal di Shangri-La akan saya ceritakan selanjutnya.

Shangri-La Old Town

Hari ke-11 : Shangri-La
Seharian saya mengayuh sepeda dari Shangri-La Old Town menyusuri Napa National Park. Menjelajah Napahai Scenic Area, padang rumput berlatar Shika Snow Moutain. Melewati jalan raya 214 National Rd Shangri-La, singgah di Songzanlin Monastery, dan kembali lagi ke Shangri-La Old Town. Beruntungnya saya tidak bersepeda sendiri, bersama 2 orang teman baru dari luar Provinsi Yunnan China. Pemandangan alam sepanjang perjalanan tak perlu diragukan lagi keindahannya. Top!! Sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan. 

Napa National Park

Hari ke-12 : Shangri-La - Balagezong - Shangri-La
Mengikuti "One Day Trip to Balagezong National Park". Meeting point trip ini adalah Balagezong Tourist Service Center yang berlokasi di dekat parkiran Shangri-La Old Town. Keberangkatan bus menuju Balagezong setiap hari pukul 09.00 pagi. Menempuh jarak kurang lebih 76 km untuk mencapai Balagezong

Pemandangan dari dalam bus menuju Balagezong 

Balagezong merupakan salah satu dari 15 kawasan Three Parallel Rivers World Natural Heritage Site, Provinsi Yunnan, China. Adalah ngarai atau lembah yang sangat dalam di Qinghai-Tibet Plateau. Dikelilingi pegunungan bersalju dan merupakan desa masyarakat Tibet di Shangri-La.

Seorang guide memandu kami mengunjungi Bala Village, Tongtian Gorge dan menyusuri jalan bertangga di tepian tebing Shangri-La Grand Canyon . 

Shangri-La Grand Canyon

Hari ke-13 : Shangri-La - Lijiang - Kunming
Ini adalah sebuah perjalanan panjang menaiki bus dari Shangri-La kembali ke Kunming. Sengaja saya memilih bus tidak langsung ke Kuming. Dari Shangri-la Bus Station saya menaiki bus pukul 08.30 menuju Lijiang . Tiba di Lijiang Bus Station pukul 12.30. Sembari menunggu keberangkatan bus ke Kunming pukul 20.00, saya pun memiliki waktu lumayan lama untuk sekedar kembali menjelajah Lijiang Old Town. "Haaa,,saya benar-benar suka tempat ini!"

Malam harinya, untuk pertama kali saya merasakan naik sleeper bus dari Lijiang menuju Kunming. Pengalaman menaiki bus ini akan saya ceritakan di bagian yang berbeda :).

Hari ke-14 : Kunming
Tiba di West Bus Station Kunming pagi-pagi sekali. Saya pun sejenak beristirahat di stasiun bus ini, berpikir akan menginap dimana selama 1 malam terakhir perjalanan saya di Yunnan. Pilihanpun jatuh ke The Hump Hostel . Berbeda dengan sebelumnya, dimana kali ini saya tidak melakukan reservasi online
Menaiki bus No.82 hingga bus stop terakhir di Nanping Pedestrian Street, kemudian berjalan kaki ke Jinbi Square , dimana The Hump Hostel berada

Daguan Park

Dari siang hingga sore hari , saya mengisi waktu bersantai dengan mengunjungi Daguan Park. Menjelajah taman tepian danau yang memiliki taman bunga khas Kunming. Spot utamanya adalah Daguan Pavilion.

Hari ke-15 : Kunming - Kuala Lumpur
Usai sudah perjalanan saya menjelajah Provinsi Yunnan, China. Kembali ke Jakarta dengan menggunakan penerbangan transit di Kuala Lumpur. 

Untuk mencapai Kunming Changshui International Airport kali ini saya menaiki airport/shuttle bus. Terlebih dahulu menaiki bus No.98 dari Jinma Fang bus stop (arah barat Jinbi Rd), stop di Baihuishangchang , kemudian berjalan kaki menuju parkiran West Inn Hotel, lokasi airport/shuttle bus No.1 berada.

Di langit Kunming Changshui International Airport, 7 Juni 2015

Maskapai Air Asia bertolak dari Kunming ke Kuala Lumpur sekitar pukul 17.40 dan tiba di KLIA 2 sekitar pukul 21.50. Lagi lagi menginap di bandara #hemat banget ya kak!. "Andai kakak Siti Nurhaliza mengajak saya ke rumahnya?" #lol

Hari ke-16 : Kuala Lumpur - Jakarta
Penerbangan yang membawa saya kembali ke tanah air adalah maskapai Malindo Air. Take off di KLIA 2 sekitar pukul 11.25 dan landing di Soekarno Hatta Airport sekitar pukul 12.30. 

Welcome Back Home.... :))

Yunnan Province, China Overland Trip Summary

Masih bingung untuk membuat rencana perjalanan menjelajah Yunnan, China? Silahkan saja contek ringkasan perjalanan "santai" saya di atas kakak! :). Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar di bawah. Xie xie!

No comments:

Post a comment