Saturday, 10 October 2015

Perjalanan dari Rantauprapat ke Sibolga

Dari Rantauprapat ke Sibolga yang berjarak 282 km dapat ditempuh dengan lama perjalanan 7-8 jam
Meskipun sejak kecil hingga remaja, saya menghabiskan masa-masa tersebut di Rantauprapat, ibukota Labuhan Batu, salah satu kabupaten yang terletak di kawasan timur Sumatera Utara. Jujur... belum semua kabupaten yang ada di provinsi kampung halaman saya ini, saya kunjungi. "Maklum si kakak kini jarang pulang! #caricarialasan #lol". Salah satunya adalah belum pernah bertandang ke Sibolga, Tapanuli Tengah. Kabupaten di pesisir Pantai Barat Provinsi Sumatera Utara ini sebenarnya telah lama membuat saya penasaran. Letak geografisnya yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia di sebelah timur dan dilingkupi rangkaian Bukit Barisan di sebelah barat adalah pesona keindahan alam khas Kabupaten Tapanuli Tengah. Dari wisata pegunungan hingga wisata bahari, semuanya ada di kabupaten yang dijuluki Negeri Wisata Sejuta Pesona ini. 

"Tak kenal maka tak sayang..Bagaimana mau cinta dengan wisata daerah sendiri jika tak mau menjelajahinya.."

------------------
Keinginan untuk menginjakkan kaki di Sibolga untuk pertama kalinya akhirnya kesampaian juga pada waktu cuti kerja akhir September 2015 yang lalu. Traveling dadakan bersama si adik bungsu yang kebetulan lagi liburan semester. Sehari sebelum keberangkatan, saya pun mengumpulkan informasi mengenai destinasi yang akan dikunjungi dan transportasi umum Sibolga. Bahkan untuk penginapan saya baru memesan via telpon pihak Hotel Mutiara Indah di pagi hari sebelum berangkat ke Sibolga. Serba kilat ya kak!! :).

Perjalanan dari Rantauprapat menuju kota Sibolga dengan menaiki transportasi umum, minibus L300 milik CV Taxi Kita Bersama. Travel minibus ini melayani trayek Rantauprapat  Sibolga, berangkat setiap hari. Tiket dapat langsung dibeli di agen travel CV Taxi Kita Bersama Rantauprapat yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani (seberang Bank Mestika) atau pesan di nomor (+6285275298736).

Kabupaten Padang Lawas Utara
Berhenti karena ada minibus Taxi Kita Bersama yang rusak di perjalanan
Kabupaten Tapanuli Selatan
Ketika ladang padi menguning
Selamat Datang di Kota Padang Sidempuan
Rantauprapat, 25 September 2015...Pagi jam 08.00, kami dijemput oleh pihak travel di rumah. Berangkat menuju kantor travel CV Taxi Kita Bersama Rantauprapat. Dari kawasan Jalan Ahmad Yani Rantauprapat inilah cerita perjalanan menuju Sibolga pun dimulai. Sengaja memilih duduk di bangku samping supir agar leluasa melihat pemandangan sepanjang perjalanan. Dengan bangku penumpang tidak terisi penuh, minibus akhirnya berangkat sekitar jam 09.00 pagi.

Dari Rantauprapat ke Sibolga melewati jalan raya lintas 4 kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten Labuhan Batu - Kabupaten Labuhan Batu Selatan - Kabupaten Padang Lawas Utara - Kabupaten Tapanuli Tengah. Setiap jalan kabupaten yang dilalui memiliki ciri khas pemandangan alam yang berbeda-beda.

Melintasi jalan mulus perbatasan Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten Labuhan Batu Selatan, sejauh mata memandang terlihat hamparan perkebunan kelapa sawit. Sayangnya akibat kabut asap kiriman dari provinsi tetangga membuat jarak pandang menjadi terbatas. Langit Labuhan Batu kini buram. Hahhh,,saya rindu langit biru di sini!!

Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam, minibus mencapai kota Gunung Tua, ibukota Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Di kantor agen Gunung Tua, minibus berhenti sejenak, menurunkan dan menaikkan penumpang baru.

Melanjutkan perjalananan menyusuri jalan Kabupaten Paluta yang berkontur perbukitan. Langit di sini tampak lebih cerah, kabut asap tidak begitu terpapar ke kabupaten ini. Terkadang minibus harus berjalan lambat dan hati-hati karena di beberapa ruas jalan terdapat kerusakan dan rawan longsor. Jalan berkelok membelah bukit kini berganti jalan raya di tengah persawahan yang sangat subur. Kota Padang Sidempuan, ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan semakin dekat!.

Di Terminal Batu Nadua Padang Sidempuan, kami harus berganti minibus ke Sibolga. Setelah hampir satu jam menunggu, kami pun menaiki minibus yang akan mengantarkan kami ke Sibolga.

Terminal Batu Nadua Padang Sidempuan
Selepas kota Padang Sidimpuan, hamparan kebun salak lengkap dengan warung penjual buah salak di sepanjang jalan yang dilewati. Tak heran Padang Sidempuan dijuluki dengan kota Salak.

Melewati Batang Toru lalu Pinangsori. Kini kami telah berada di Kabupaten Tapanuli Tengah...

Dan pemandangan berlatar laut di tepi kiri jalan mulai menyapa kami sore itu. Ya,,, inilah tanda-tanda sebentar lagi kami akan sampai di Sibolga.

Kabupaten Tapanuli Tengah
Sekitar jam 16.30 sore tiba di pusat kota Sibolga. Kami pun berganti transportasi, menaiki becak motor menuju kawasan Sibolga Square. Tujuan kami adalah Hotel Mutiara Indah, tempat kami menginap selama 2 malam di kota ini.

Perjalanan darat selama 8 jam dari Rantauprapat menuju Sibolga rasanya terbayar oleh pemandangan yang sangat menyejukkan mata. Indah, rapi, & bersih begitulah tampilan kota Sibolga.
25 September 2015

































Catatan :
Berikut adalah pengeluaran hari pertama “Perjalanan dari Rantauprapat ke Sibolga” .
Ongkos minibus Rantauprapat – Sibolga : 180.000 IDR (untuk 2 orang)
Makanan ringan & air mineral : 15.000 IDR
Makan siang : 0 IDR (karena membawa bekal dari rumah :))
Ongkos becak motor ke Hotel Mutiara Indah Sibolga : 10.000 IDR
Biaya menginap 2 malam di Hotel Mutiara Indah : 220.000 IDR (satu kamar standar tipe 1)
Makan malam : 45.000 IDR (untuk 2 orang)
Air mineral 1 liter : 5.000 IDR
Perlengkapan mandi : 22.000 IDR
Total pengeluaran : 499.000 IDR

No comments:

Post a Comment