Saturday, 8 November 2014

Biaya Perjalanan 13 Hari Keliling India Utara

Pulang traveling dari suatu tempat, yang ditanya teman pertama kali sebagian besar "Habis berapa duit jalan-jalan kesana?" Hayoo,, teman saya yang sering bertanya demikian tunjuk tangan :D. 

"India adalah salah satu negara tujuan backpacking yang paling murah di dunia". Yapp, setelah membaca sebuah artikel yang cukup lantang dengan kata "murah" tersebut, saya semakin mantap untuk mengunjungi negri Bollywood dengan backpacking. Hayoo, yang merasa suka dengan biaya murah, angkat kaki. Ehh,, angkat kaki untuk traveling ke India maksudnya. 

Kembali saya membuka catatan biaya pengeluaran selama 13 hari keliling sebagian daratan India bagian utara. Berikut rinciannya....

Tuesday, 4 November 2014

Itinerary Perjalanan 13 Hari Keliling India Utara


Rasanya sudah lama ingin berbagi cerita tentang India di blog ini. Sekedar berbagi pengalaman pasca kembali dari perjalanan keliling India bagian utara lima bulan yang lalu. Mumpung Shaheer Sheikh alias si Arjuna lagi booming-booming nya di tanah air. Ehh,, mumpung masih fresh dalam ingatan maksudnya :)) . Gak telat-telat juga kan buat berbagi ceritanya :D

Selama 13 hari saya bersama lol backpacker lintas darat keliling India bagian utara. Ditambah tiga hari perjalanan : Jakarta - Kuala Lumpur - Kolkata (pergi) dan New Delhi - Singapore - Jakarta (pulang). Perjalanan darat dimulai dari bagian barat utara India yaitu Kolkata hingga ke Srinagar, summer capital Jammu & Kashmir, negara bagian India yang paling utara. Total 7 kota yang dikunjungi sebagai tujuan utama dan beberapa kota sebagai transit city.

Dalam waktu sesingkat itu, kami mengunjungi daerah India dari yang bertemperatur udara super panas (#mungkin 40 derajat celcius) yaitu Kolkata, New Delhi & Agra. Hingga mengunjungi daerah India yang bertemperatur super dingin bahkan bersalju yaitu Gulmarg, Kashmir & Marhi, Manali. Tentunya untuk menghadapi kondisi cuaca yang sangat kontras tersebut haruslah menyiapkan fisik dan stamina yang kuat.

Hampir semua moda transportasi India digunakan. Berasa seperti di film-film Bollywood ketika menaiki taxi mini berwana kuning ngejreng menerjang super panasnya kota Kolkata. Menaiki kereta api belasan jam melintasi beribu-ribu kilometer tanah Hindustan. Naik mobil jeep melalui jalanan berliku nan terjal, meliuk-meliuk menuju dataran tinggi Kashmir. Melihat urat nadi kehidupan masyarakat Kashmiri di setiap sudut Dal Lake dari atas shikara (sampan kayu). Nyamannya berbagi biaya (share cost) sewa mobil (pribadi) mengunjungi spot-spot wisata di New Delhi, Srinagar (Kashmir) & Manali. Berjuang mendapatkan tiket bus dari kelas ber-ac hingga ekonomi. Menaiki auto rickshaw (bajaj India) setelah berjuang deal-deal an harga dengan si bhai (bapak) driver (yang ini untung ada Mbak Zulfa "ahlinya tawar menawar" :D ). Merasakan canggihnya & ribetnya menaiki metro New Delhi. Dan yang paling incredible, naik bajaj menembus jalanan berpolusi ibukota India menuju Bandara Indira Gandhi.

Wednesday, 29 October 2014

Perjalanan Malam dari Phnom Penh ke Siem Reap


Phnom Penh - Siem Reap : berjarak 320 km dengan aktual lama perjalanan 6 -7 jam

Ketika Bong Toni tahu bahwa saya akan melanjutkan traveling ke Siem Reap, dia menawarkan jasa sewa tuk tuk sekaligus guide temannya di Siem Reap. Saya langsung menyambut niat baik bong Toni ini. Ngeri juga apabila membayangkan saya turun di Siem Reap dini hari, perempuan, seorang diri dan gak jelas mau menginap dimana.

Sebelum matahari di Phnom Penh benar-benar tenggelam, saya bergegas beranjak dari kawasan tepian Sungai Tonle Sap menuju kantor agen Gold VIP Bus. Saya akan berangkat ke Siem Reap dengan menggunakan bus malam itu juga. Sebelum berpisah, bong Toni mengatakan bahwa saya tidak perlu khawatir karena di Siem Reap akan ada temannya  bernama bong Chen yang akan menjemput dan mengantar ke penginapan. Tak lupa bong Toni memberikan secarik kertas yang berisi tulisan nomor kontak bong Chen.