Saturday, 10 May 2014

Singapura, Berjalan Kaki dari Lavender hingga Marina Bay

Jika di list inilah kegiatan yang paling sering dilakukan pelancong bila berkunjung ke Singapura.....

Shopping. Memang bagi sebagian besar pelancong, belanja barang-barang brand International, Singapura adalah tempatnya. Pusat perbelanjaan di sepanjang Orchard Road salah satunya yang paling tersohor dari Singapura. Tetapi, (tidak) bagi traveler seperti saya yang terbatas budget. Pusat perbelanjaan kerajinan lokal di Bugis street, Little India, Arab Street, atau Chinatown bisa menjadi alternatif bagi budget traveler yang sekedar ingin mencari souvenir menarik ala Singapura.

Mengunjugi Sentosa Island yang menawarkan berbagai tempat hiburan dan atraksi wisata. Universal Studios Singapore adalah salah satu spot wisata berjuta ummat yang wajib dikunjungin. Bila anda benar-benar ingin  puas menjelajahi Sentosa Island tidak akan cukup waktu satu hari dan tentunya ada harus mengeluarkan budget lebih karena dikenakan biaya masuk untuk setiap tempat wisata.

Menjelajah Singapura dengan menggunakan transportasi umum. Untuk merasakan transportasi kelas dunia yang nyaman, cepat, modern, maka tidak perlu jauh-jauh datanglah ke negara tetangga kita ini. MRT (The Mass Rapid Transit) adalah yang paling cepat & nyaman untuk menjelajah seluruh Singapura.  

City Tour dengan berjalan kaki. Negara Singapura adalah negara yang hanya seluas kota Jakarta. Negara yang menurut saya sangat jauh dari kata macet dan sangat tertib berlalu lintas. Kebijakan pemerintah Singapura memang sangat ketat mengenai aturan pembatasan jumlah penggunaan kenderaan pribadi di jalanan. Jarang pula ditemukan jembatan penyebarangan yang dibuat tinggi dengan puluhan anak tangga yang membuat lelah penyebrang jalan. Trotoar bagi para pejalan kaki dibuat nyaman & tentunya aman. Bila ingin melihat dan menikmati spot-spot menarik, berjalan kaki tidak ada salahnya. Selain menyenangkan dan sudah pasti murah meriah (asalkan kondisi fisik kuat & sehat yaa :D ).

Baiklah...
Di sini saya akan berbagi pengalaman berjalan kaki menyusuri jalanan kota Singapura. Selama trip di Singapura ini, saya jalan bareng dengan teman baru : Ummi , Winda (baru kenal dari group BPI), dan di hari terakhir bertemu Tika (BPI juga). Menyenangkan bisa jalan mengexplore setiap sudut Singapura bersama mereka, gadis-gadis pejalanan kaki yang kuat. Persiapan yang perlu dilakukan adalah peta atau cukup aplikasi google map handphone, membawa air mineral, dan memakai alas kaki yang nyaman. 

Rute berjalan kaki dimulai dari Lavender MRT StationJalan King George’s Avenue (berjarak 0.4 km dari penginapan kami , Backpackers @SG Singapore #dekat ya). Berlanjut menyusuri Victoria St(Street) ke arah selatan. Di persimpangan dengan Jalan Kubor, di sisi kanan jalan terdapat Malabar Mosque.

Malabar Mosque

Lanjut lagi berjalan menyusuri Victoria St hingga persimpangan Arab St berbelok ke kiri searah North Bridge Road. Tidak jauh dari sini terdapat spot menarik yaitu Malay Heritage Centre, Sultan Mosque, Kampung Glam, termasuk juga bangunan etnik sepanjang Arab Street.

Road Sign Arab St
Sultan Mosque


Setelah puas menjelajahi daerah sekitaran Arab St kembali lagi ke Victoria St , lurus berjalan ke selatan hingga persimpangan Rochor Road terdapat pusat perbelanjaan Bugis Junction. Tidak jauh dari Bugis terdapat National Library & Church of St Joseph.

Bugis Junction Area
 

 National Library

Kemudian berbelok menyusuri Jalan Bras Basah dan kembali lagi ke North Bridge Road. Menjelajah daerah City Hall hingga ke SCBD (Singapore's Central Business District). Dari sini belok kiri menyusuri Queen Elizabeth Walk sepanjang Singapore River.

Singapore River walaupun airnya tidak jernih tetapi tetap bersih tanpa sampah


 
Queen Elizabeth Walk
The office towers at Raffles Place on the south bank of the Singapore River


View of Fullerton Hotel

Sekedar melepas capek, kami pun duduk bersantai. Di sini memang tersedia bangku-bangku di pinggir jalan yang menghadap ke Sungai Singapore. Sambil makan ice cream 1$ berbagai rasa yang dijual oleh pedagang kaki lima di daerah tersebut.

Melanjutkan berjalan kaki hingga ke Fullerton Road, akhirnya sampai lah kami di Merlion Park, spot terakhir kami. Spot yang menjadi ikon Singapura dengan latar Marina Bay

 
Merlion


Singapore - 20 Agustus 2013

No comments:

Post a comment